
Kalau kamu tinggal di Bali cukup lama, kamu pasti akan bertemu anjing yang butuh bantuan. Anak anjing di pinggir jalan, anjing yang pincang di depan warung, atau anjing jalanan kurus yang sering mampir ke vilamu. Sulit untuk berjalan lewat begitu saja, dan kamu memang tidak harus. Panduan ini menjelaskan apa yang perlu dilakukan, langkah demi langkah.
Pertama, sedikit tentang kami. The Dog House adalah kafe yang mendukung orang-orang yang menyelamatkan anjing. Kami tidak punya tempat, staf, atau fasilitas dokter hewan untuk menampung anjing atau melakukan penyelamatan sendiri. Yang bisa kami lakukan adalah membantumu dengan saran, menghubungkanmu dengan orang yang tepat, dan membagikan postinganmu. Kirim pesan ke kami atau mampir ke kafe.
Banyak anjing di Bali tidak hilang atau dibuang. Mereka milik sebuah keluarga atau lingkungan, bebas berkeliaran, dan diberi makan setiap hari oleh seseorang di sekitar. Sebelum membawa anjing ke mana pun, tanyakan dulu ke sekitar. Pemilik toko, tetangga, dan satpam biasanya tahu siapa pemilik anjing itu dan apakah sudah ada yang merawatnya.
Kalau anjing itu mungkin peliharaan seseorang, unggah fotonya dan area tempat kamu menemukannya di grup lost and found ini sebelum melakukan hal lain:
Kalau anjing jalanan itu sehat dan nyaman di tempatnya, sering kali lebih baik ia tetap di sana. Membawanya pergi bisa berarti ia berakhir di kandang tanpa tujuan.
Untuk anak anjing, amati dulu dari kejauhan sebelum mengangkatnya. Induknya mungkin ada di dekat situ, dan anak anjing yang masih kecil paling baik bersama induknya.
Bali masih memiliki rabies, jadi berhati-hatilah dengan setiap anjing yang tidak kamu kenal. Bergerak perlahan, posisikan badan menyamping, jangan berhadapan langsung, dan biarkan anjing yang mendekat. Makanan bisa membantu. Anjing yang ketakutan atau terluka bisa menggigit, walaupun aslinya ramah.
Untuk anjing yang gugup, tali slip lead adalah cara paling aman untuk menangkapnya: lingkarkan ke kepala anjing saat ia sedang makan, lalu pegang dengan tenang. Anak anjing kecil bisa diangkat dengan handuk dan digendong dekat badanmu.
Kalau kamu tergigit atau tercakar, cuci lukanya dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit, lalu pergi ke klinik atau rumah sakit di hari yang sama untuk penanganan rabies. Jangan menunggu untuk melihat perilaku anjingnya. Kalau kamu berencana sering membantu anjing, tanyakan ke doktermu soal vaksin rabies sebelum mulai.
Bawa ke dokter hewan secepat mungkin, dan telepon dulu kalau bisa supaya mereka siap. Kalau kamu tidak bisa menyetir, banyak sopir lokal yang mau mengantar anjing dengan biaya, atau minta tolong teman yang punya mobil.
Silakan minta bantuan di grup Facebook lokal, tapi tetaplah bersama anjingnya. Mengunggah foto lalu pergi biasanya berarti tidak ada yang datang.
Siapkan diri untuk membayar tagihan dokter hewan pertama kalau kamu mampu. Kalau tidak, katakan dengan jujur saat meminta bantuan. Banyak penyelamat anjing yang tetap mau membantu dengan saran atau obat walaupun mereka tidak bisa menampung anjingnya.
Anjing yang sehat pun tetap perlu diperiksa dokter hewan, divaksin, diberi obat cacing, obat kutu dan caplak, serta disterilisasi. Sterilisasi adalah yang paling penting. Inilah langkah terbesar untuk mencegah lebih banyak anak anjing lahir di jalanan.
Kalau biayanya lebih dari yang kamu mampu, buat penggalangan dana dan bagikan ke teman serta keluarga. Foto yang jelas, video singkat, dan kabar terbaru yang jujur tentang perkembangan anjingnya membuat orang jauh lebih mau berdonasi.
Kalau kamu tidak bisa memelihara anjing itu di tempat tinggalmu, tanyakan ke dokter hewan apakah ia bisa dititipkan di sana selama pemulihan, atau cari tempat penitipan anjing. Rumah foster adalah langkah berikutnya, dan tempat terbaik bagi anjing untuk menunggu diadopsi.
Kelompok penyelamat dan sanctuary di Bali hampir selalu penuh. Kalau kamu menghubungi mereka, bersikaplah sopan dan sabar, dan tawarkan untuk membayar biaya perawatannya. Kalau kamu akan segera meninggalkan Bali, sampaikan sejak awal supaya ada waktu untuk membuat rencana.
Grup penyelamatan dan adopsi di Bali ini adalah tempat terbaik untuk memulai:
Grup komunitas lokal menjangkau orang-orang yang tinggal di Canggu dan sekitarnya, tempat banyak calon adopter berada:
Di Instagram, tandai @adoptdontshop.bali dan @thedoghouse_bali: instagram.com/adoptdontshop.bali
Postingan yang bagus membuat anjing lebih cepat diadopsi. Sertakan:
Kami akan membagikan postinganmu jika memungkinkan.
Menemukan rumah baru baru setengah pekerjaan. Rumah yang tepat lebih penting daripada rumah yang cepat. Sebelum setuju dengan adopsi, pastikan pemilik barunya:
Tidak apa-apa untuk mengunjungi rumahnya, bertanya, dan menolak. Banyak penyelamat anjing juga meminta kabar setelah adopsi, dan meminta kesepakatan bahwa jika tidak berhasil, anjingnya dikembalikan kepada mereka, bukan diberikan ke orang lain.
Kami tidak bisa menampung anjing, tapi kami selalu senang membantu. Kirim pesan ke kami lewat Instagram atau WhatsApp, atau datang ke kafe, dan kami akan berbagi apa yang kami tahu: siapa yang bisa dihubungi, dokter hewan dan grup mana yang bisa dicoba, dan cara menulis postingan yang berhasil.
Anak anjing rescue dari mitra kami ada di kafe lima hari seminggu, dan kami mengadakan pagi adopsi setiap bulan. Sebagian dari setiap pesanan masuk ke Dog Fund kami, yang mendukung para pemberi makan, dokter hewan, foster, dan kelompok penyelamat yang melakukan kerja ini setiap hari.
Untuk informasi lebih lengkap, Mission Paws'ible punya panduan menyeluruh tentang cara menyelamatkan hewan di Bali: missionpawsible.org/how-to-rescue-an-animal
Penulis
The Dog House Team
Diterbitkan
27 Oktober 2026
Topik
Tidak. Kami adalah kafe yang mendukung para penyelamat anjing, dan kami tidak punya kapasitas untuk menampung atau menyelamatkan anjing sendiri. Kami selalu senang membantu dengan saran dan informasi, jadi kirim pesan atau datang ke kafe.
Cuci lukanya dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit, lalu pergi ke klinik atau rumah sakit di hari yang sama untuk penanganan rabies. Jangan menunggu untuk melihat perilaku anjingnya.
Grup Facebook seperti SOS Bali Dogs, Bali Animal Adoption & Fostering, Canggu Community, Bali Adopt and Rehome, dan Adopt Rehome and Help Bali Animals. Tandai @thedoghouse_bali di Instagram dan kami akan membagikannya jika memungkinkan.
Pastikan adopter punya tempat berpagar penuh dengan halaman, setuju memberi obat kutu, caplak, dan cacing setiap bulan, setuju mensterilisasi anjing, tidak akan merantai atau membiarkannya berkeliaran, anjingnya akur jika sudah punya anjing, dan akan tinggal di Bali dalam jangka panjang.
Lanjut Membaca

Menemukan daging dan telur ayam kampung yang benar-benar asli di Canggu bisa terasa menantang. The Dog House Bali menonjol dengan komitmennya pada semua produk ayam kampung, daging, ayam, dan telur yang rasanya lebih enak dan mendukung kesehatan yang lebih baik.

Di The Dog House Canggu, setiap hidangan dibuat tanpa minyak biji. Kami menggunakan minyak kelapa, minyak zaitun, dan mentega sebagai gantinya, karena apa yang masuk ke makananmu sama pentingnya dengan rasanya.
The Dog House dimulai dengan pertanyaan yang tidak pernah ditanyakan kebanyakan kafe: bagaimana jika setiap makanan bisa melakukan sesuatu lebih dari sekadar mengenyangkan orang yang memakannya? Pertanyaan itu menjadi sebuah kafe berkesadaran di Canggu di mana makanan, komunitas, misi penyelamatan, dan brand saling mendukung satu sama lain.
Cara terbaik untuk mengenal The Dog House adalah dengan datang langsung. Kami buka setiap hari mulai pukul 08.00 (06.30 pada hari Kamis), sampai 21.30 dari Jumat hingga Senin dan sampai 18.00 dari Selasa hingga Kamis.